Maka dengan begitu, siapa pun dapat membuat deepfake orang yang mengatakan atau melakukan hal yang tidak pernah mereka lakukan.
Dan tokoh masyarakat bukanlah satu-satunya korban, orang dapat menggunakan AI untuk membuat deepfake orang biasa untuk menindas, menipu, dan sebagainya.
Sudah banyak kasus telepon video call palsu meminta uang, dimana wajah dan suara si penelpon menggunakan teknologi AI seolah-olah dirinya adalah pribadi yang dikenal, seperti keluarga.
So, Sobat Klik Saja, mulai sekarang kita harus lebih waspada mencermati fenomena deepfake yang ada di sekitar kita.***