KLIK SAJA- Sobat Klik Saja mungkin ada yang merupakan seorang sarjana Psikologi, namun belum tahu mau menerapkan ilmunya kemana.
Salah satu disiplin ilmu psikologi yang jarang dilirik tetapi memiliki potensi besar adalah ‘Psikologi Olahraga’
Memang, Disiplin ilmu psikologi olahraga masih terasingkan di dunia olahraga Indonesia.
Padahal, tentunya faktor nonteknis ini menjadi salah satu kunci bagi atlet untuk menggapai prestasi dan bangkit dari kekalahan atau setelah cedera.
Banyak atlet yang membutuhkan peran psikolog untuk mengembangkan kariernya agar dapat berkembang baik serta optimal
Ketua Ikatan Psikologi Olahraga (IPO) Lilik Sudarwati Adisasmito berujar, belum banyak cabang olahraga dan atlet yang melek terhadap peran psikolog untuk mendampingi.
Sementara, Indonesia bercita-cita bisa masuk dalam lima besar olimpiade 2045 atau pada saat 100 tahun Indonesia merdeka, sehingga bukan tak mungkin profesi Psikolog Olahraga sangat menjanjikan di masa depan.
Lalu bagaimana caranya memahami konsep Psikologi Olahraga, berikut penjelasannya.
Psikologi olahraga adalah bidang yang dinamis dan bermanfaat yang menjembatani kesenjangan antara psikologi dan atletik.
Bidang ini berfokus pada membantu atlet, tim, dan organisasi mengoptimalkan kinerja, meningkatkan kesejahteraan mental, dan mengelola tantangan baik di dalam maupun di luar lapangan.
Psikolog olahraga mendukung atlet dan tim dalam berbagai cara. Peran mereka sering kali mencakup beberapa kombinasi berikut:
- Terapi individu : Mengatasi tantangan pribadi seperti kecemasan , depresi , atau masalah hubungan yang mungkin berdampak atau tidak berdampak pada kinerja atletik.
- Konsultasi kinerja: Menyediakan strategi untuk membantu atlet mengoptimalkan kinerja mental mereka, seperti meningkatkan fokus, kepercayaan diri , dan ketangguhan mental.
- Sesi tim: Membina kekompakan tim, komunikasi, dan ketahanan dalam tim.
- Penjangkauan dan pendidikan : Melaksanakan lokakarya dan sesi pelatihan untuk atlet, pelatih, dan staf.
- Manajemen krisis : Membantu atlet menghadapi dan mengatasi keadaan darurat, seperti cedera atau masalah pribadi.
- Intervensi “samping lapangan”: Memberikan dukungan kinerja mental secara langsung selama kompetisi.
- Konsultasi dengan staf: Berkolaborasi dengan pelatih dan staf pendukung untuk memastikan perawatan holistik bagi atlet.
Psikolog olahraga beroperasi di berbagai lingkungan yang beragam seperti klub olahraga remaja, sekolah akademi keolahragaan, tim olahraga profesional, hingga Organisasi Olimpiade dan Paralimpiade.
Atlet merupakan kelompok yang berbeda yang diharapkan untuk berprestasi pada tingkat yang sangat tinggi sambil terus diawasi dan ditekan untuk berprestasi.
Pada saat yang sama, atlet memiliki kekuatan yang beragam dan tingkat ketahanan yang sangat tinggi saat menjalani kehidupan yang sibuk dan penuh tuntutan.