teknologi

Indonesia Kini Punya ‘Gatotkaca’ Untuk Observasi Cuaca dan Iklim, Sistem Informasi Teknologi GNSS-RO

Senin, 16 Desember 2024 | 17:06 WIB
Prinsip kerja sistem informasi Gatotkaca buatan BRIN (BRIN)

KLIK SAJA - Pengukuran cuaca dan iklim penting dilakukan untuk dapat menghasilkan catatan akurat tentang masa lalu, memberikan gambaran apa yang terjadi saat ini.

Serta juga dapat memberikan peringatan akan kejadian ekstrem, serta dapat menjadi titik awal yang tepat untuk memperkirakan keadaan cuaca dan iklim masa depan.

Periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saat ini menggunakan metode penginderaan jarak jauh untuk pengamatan profil vertikal atmosfer bawah dan atas Bumi dalam skala global yaitu GNSS-RO.

Baca Juga: Google Deepmind Rilis GenCast, Program Peramal Cuaca Berbasis AI

“Selain memiliki akurasi yang baik, resolusi vertikal yang tinggi juga cakupannya sangat global yaitu daratan dan lautan. Dan yang paling utama adalah pengukuran dengan teknik GNSS-RO dapat dilakukan terus menerus, yang berarti tidak dibatasi keadaan cuaca seperti cerah, berawan, badai dan lainnya,” ujar Noersomadi, Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN.

Noersomadi beserta tim menerapkan GNSS-RO untuk riset dinamika atmosfer dan hidrometeorologi di Indonesia sehingga dapat digunakan sebagai perangkat menganalisis cuaca, pemantauan iklim, verifikasi model, penelitian cuaca luar angkasa dan ionosfer, serta analisis gelombang gravitasi.

Maka dengan keunggulan yang dimiliki GNSS-RO, Noersomadi mengembangkan sistem informasi bernama GNSS for Atmospheric Observation and Tracking the Climate Change atau disebut GATOTKACA.

Sistem ini tentunya akan memberikan informasi kandungan uap air di atas 2 km di wilayah Indonesia yang ditampilkan menjadi sebuah data dan profil parameter dasar atmosfer mencakup temperatur, kelembapan, dan tekanan udara yang diperoleh dari satelit Constellation Satellites for Meteorology, Ionosphere, and Climate mission #2 (COSMIC-2) GNSS-RO.

 “Analisis dan interpretasi data menjadi mudah dilakukan karena GATOTKACA menampilkan teknik kontur yang di-overlay pada peta dasar Indonesia yang dilengkapi legenda, lintang dan bujur. Sehingga, pengguna cukup mengakses data kelembapan dalam bentuk list data atau viewer data yang telah divisualisasikan,” ungkap Noersomadi.

Baca Juga: Impian Taksi Terbang Eropa Terkendala Minimnya Dana Investasi

Disamping itu, visualisasi ini dapat di filter berdasarkan waktu baik dalam tahun, tanggal maupun jam. Seluruh data tersebut dapat diunduh secara gratis untuk kebutuhan analisis lebih lanjut pengguna.

Cuaca dan iklim memberi pengaruh yang besar terhadap berbagai aktivitas masyarakat, utamanya dalam pertanian, cuaca dan iklim menentukan jenis tanaman yang sesuai dan waktu tanam.

Pada bidang perindustrian, iklim mempengaruhi mata pencaharian penduduk, seperti industri garam yang membutuhkan terik matahari lebih banyak untuk produksinya.

Lalu pada bidang perhubungan, cuaca, suhu, arah dan kecepatan angin, awan, serta kabut mempengaruhi kelancaran jalur transportasi khususnya penerbangan dan transportasi laut.

Halaman:

Tags

Terkini