Mengenal Mooring Line, Tali Tambat Kapal Saat Bersandar di Dermaga Pelabuhan

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 2 Agustus 2026 | 22:11 WIB
tali tambat Mooring Line di dermaga (duracordix)
tali tambat Mooring Line di dermaga (duracordix)

KLIK SAJA – Jika anda sedang berada di Pelabuhan, pasti kita kerap melihat tali-tali tambat berukuran besar yang menambat kapal di dermaga.

Tali-tali ukuran besar itu disebut mooring line di dalam istilah pelayaran.

Secara sederhana, mooring line adalah tali, rantai, atau kabel berbahan khusus yang digunakan untuk mengikat kapal ke dermaga, jetty, maupun pelampung tambat agar posisi kapal tetap stabil dan terfiksasi di satu titik.

Dalam operasional maritim, istilah mooring merujuk pada aktivitas penambatan kapal di suatu lokasi agar kapal tidak bergeser.

Hal ini berbeda dengan istilah towing, yang merupakan aplikasi menarik kapal bergerak menggunakan bantuan kapal tunda atau tug boat.

Dalam sistem penambatan dan pelepasan kapal, tali tambat memegang peranan krusial sebagai alat keselamatan utama.

Fungsi utamanya adalah menjaga posisi kapal agar tidak bergeser atau hanyut akibat dorongan gelombang, terpaan angin kencang, maupun arus laut yang kuat.

Dengan posisi yang terikat kuat, proses bongkar muat barang maupun aktivitas naik-turun penumpang di dermaga dapat berlangsung dengan aman tanpa risiko kapal berbenturan dengan struktur pelabuhan.

Penambatan ini pun fleksibel karena tidak hanya dilakukan saat berlabuh di dermaga, tetapi juga dapat diterapkan di tengah laut sesuai kebutuhan operasional.

Baca Juga: Pemanfaatan Teknologi AI dalam Pengembangan Propulsi Perancangan Kapal Laut

Bahkan dalam kondisi darurat tertentu, tali tambat juga dapat difungsikan untuk kebutuhan penarikan kapal.

Daya tahan dan keandalan sistem penambatan ini sangat dipengaruhi oleh material pembuatan talinya.

Tali tambat diproduksi dari berbagai jenis bahan, mulai dari kawat baja atau wire rope, serat sintetis, hingga bahan-bahan alami.

Di antara bahan alami, tali manila menjadi salah satu yang paling umum digunakan untuk menambat kapal dari dulu hingga kini, meski sifatnya kurang tahan terhadap kondisi basah dan lembap.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X