KLIK SAJA – Semisal anda adalah seorang arkeolog dan sedang mempelajari kerangka kuno, artefak kuno atau bahkan fosil jutaan tahun dan anda ingin tahu seberapa tua benda itu.
Sehingga kita dapat melihat di mana letaknya dalam sejarah, pertanyaannya bagaimana kita dapat mengetahuinya?
Banyak metode yang digunakan para arkeolog untuk menentukan usia artefak yang ingin diteliti
Salah satu metode yang umum adalah menggunakan metode penanggalan radiokarbon, pendekatan ini paling sering digunakan oleh para peneliti.
Teknik ini dapat menentukan usia bahan organik, yaitu bahan yang mengandung karbon.
Semua jaringan hidup mengandung karbon, sebagian besar adalah jenis atau isotop yang disebut karbon-12.
Bentuk karbon yang stabil ini mengandung enam neutron dalam nukleusnya.
Namun, sebagian kecil karbon dalam makhluk hidup adalah karbon-14.
Bentuk ini, yang memiliki delapan neutron dalam nukleusnya, tidak stabil.
Bentuk ini bersifat radioaktif, Artinya, bentuk ini akan secara bertahap membusuk menjadi isotop nitrogen.
Baca Juga: Wow! Berikut Daftar 9 Hewan Berumur Paling Panjang, Salah Satunya Bisa Berusia Ribuan Tahun
Ketika suatu organisme hidup, ia terus-menerus menyerap karbon dari lingkungannya. Jadi, sebagian besar karbonnya adalah karbon-14.
Namun, setelah mati, penyerapan karbon itu berhenti, karbon-14 dalam jaringannya secara bertahap membusuk pada tingkat yang diketahui.