Ia juga menjelaskan, "Evakuasi menggunakan proses manual," sambungnya.
Seluruh pekerja yang dievakuasi dilaporkan berhasil diselamatkan tanpa mengalami korban jiwa.
Evakuasi menjadi prioritas utama sebelum proses pemadaman dilakukan secara menyeluruh.
Damkar Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Setelah proses penyelamatan selesai, petugas memastikan seluruh pekerja telah berhasil dievakuasi dari berbagai lantai bangunan.
Berdasarkan data sementara, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Mengenai kondisi para pekerja, Subady menyampaikan, "Pekerja yang dievakuasi berbagai titik, karena masih dalam pekerjaan," beber Subady.
Ia juga menambahkan, "Alhamdulillah, info terakhir tak ada korban jiwa dari pekerja dan anggota," ungkapnya.
Kepastian tersebut menjadi kabar baik di tengah kekhawatiran masyarakat yang mengikuti perkembangan kebakaran melalui media sosial.
Meski api telah berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.
Bronto Skylift Dikerahkan untuk Menjangkau Titik Api
Dalam upaya pemadaman, Damkar Jakarta Pusat mengerahkan mobil tangga hidrolik panjang atau bronto skylift.
Kendaraan khusus tersebut digunakan untuk menjangkau titik api yang berada di bagian atas bangunan.
Mengenai penggunaannya, Subady mengatakan, "Unit Bronto tadi dipakai untuk proses pemadaman, memang ada api di lantai 3," kata Subady.
Penggunaan peralatan tersebut membantu petugas menjangkau area yang sulit diakses dari permukaan tanah.
Selain fokus memadamkan api, petugas juga memastikan seluruh area bangunan dalam kondisi aman sebelum dinyatakan selesai.