nasional

Dokter Tamara Jasmine Kerja di Mana? Ini Klarifikasi RSUP Persahabatan, RS Pusri, dan Kronologi Kasus Utas Yurizal yang Viral

Jumat, 7 Agustus 2026 | 05:02 WIB
Dokter Tamara Jasmine Kerja di Mana? Ini Klarifikasi RSUP Persahabatan, RS Pusri, dan Kronologi Kasus Utas Yurizal yang Viral (Nama Dokter Tamara Jasmine menjadi salah satu nakes yang jadi sorotan utas viral terkait BPJS Kesehatan di Threads. (Threads/reynaldoaritonang96))

RSUP Persahabatan juga menegaskan bahwa institusi tetap berkomitmen menjalankan pelayanan sesuai standar profesional.

Klarifikasi ini menjadi salah satu respons resmi terhadap isu yang berkembang di media sosial.

RS Pusri Sebut Dokter Tamara Baru Bergabung dan Siapkan Sanksi

Di sisi lain, RS Pusri Palembang juga memberikan penjelasan mengenai status dokter Tamara Jasmine.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Insentif Kendaraan Listrik 2026, Apa Dampaknya bagi Transportasi Umum di Indonesia?

Rumah sakit menyatakan bahwa dokter tersebut merupakan pegawai baru yang mulai bekerja sejak Mei 2026.

Dalam keterangannya disampaikan, “Sebagai informasi yang bersangkutan merupakan dokter baru di RS Pusri per Mei 2026, disamping itu juga bekerja sebagai dokter di klinik lain,” tulis pihak RS Pusri, dikutip pada Kamis, 6 Agustus 2026.

RS Pusri menambahkan, “Setiap tenaga medis dan pegawai masing-masing bertanggung jawab atas penggunaan akun media sosial pribadinya,” imbuhnya.

Rumah sakit juga mengungkapkan bahwa proses klarifikasi internal telah dilakukan terhadap yang bersangkutan.

Bahkan pihak rumah sakit menegaskan, “Akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap RS Pusri,” tegas pihak rumah sakit.

Kronologi Utas Yurizal hingga Permintaan Maaf Sejumlah Nakes

Peristiwa ini bermula dari unggahan Yurizal melalui akun Threads @yurizaltrich pada 22 Juli 2026 mengenai lamanya menunggu ruang perawatan di rumah sakit.

Dalam unggahannya ia menulis, “8 jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake BPJS,” tulis Yurizal pada utas tersebut. Unggahan tersebut kemudian mendapat balasan dari sejumlah tenaga kesehatan, termasuk komentar, “Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong,” tulis akun milik dokter Beni Christian Sihombing, @bennychrstn.

Ada pula komentar dari dokter Elda Putri Rahardini, “PP-nya kayak orang Have tapi aslinya Haven't kah? Haven't some brain cells,” dan komentar dari akun dokter lainnya.

Situasi semakin memanas setelah pada 31 Juli 2026 muncul akun yang mengaku sebagai kerabat Yurizal dan menyatakan bahwa yang bersangkutan meninggal dunia setelah menunggu pelayanan rumah sakit.

Setelah kasus ini menjadi viral, sejumlah tenaga kesehatan yang sebelumnya memberikan komentar akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik.***

Halaman:

Tags

Terkini