Andriyono merupakan Kepala Regu Kelompok C Sektor Cipayung yang ikut diterjunkan dalam operasi pemadaman.
Berdasarkan keterangan resmi, almarhum bertugas mencari sumber air untuk mendukung proses pemadaman, bukan berada di titik utama penyerangan api.
Pihak Damkar juga menyampaikan bahwa Andriyono memiliki riwayat penyakit jantung dan sempat mengeluhkan nyeri dada sebelum dievakuasi ke rumah sakit.
Ia akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 1 Agustus 2026 sekitar pukul 13.30 WIB setelah mengikuti operasi pemadaman sejak pagi hari bersama puluhan petugas lainnya.
“Dalam pelaksanaan operasi tersebut, almarhum bertugas mencari sumber air sebagai bagian dari dukungan operasi dan tidak berada pada posisi penyerangan atau pemadaman api secara langsung,” kata Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Megantara dalam keteranganna kepada awak media pada Minggu, 2 Agustus 2026.
“Almarhum mendapat penanganan awal di lokasi sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda,” tukasnya.***