Ia menambahkan, "Kami masih mengklarifikasi yang bersangkutan bagaimana prosesnya pada saat itu seperti apa real-nya."
Dugaan KTA aparat yang ditunjukkan pengemudi masih diperiksa
Selain dugaan pemaksaan bersujud, polisi juga menyelidiki informasi mengenai KTA yang disebut sempat diperlihatkan oleh pengemudi Alphard.
Hingga kini belum ada kepastian apakah kartu tersebut benar berasal dari institusi tertentu atau tidak.
Polisi menyebut keterangan saksi masih belum cukup untuk memastikan identitas kartu tersebut.
Oleh karena itu, proses pendalaman masih terus dilakukan.
Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.
"Itu masih kita dalami karena yang bersangkutan (Victor) juga tidak bisa secara spesifik, belum bisa secara spesifik menjelaskan KTA apa dari mana, masih belum bisa menjelaskan," tandas Braiel.
Hingga saat ini, kasus cekcok antara satpam Bundaran HI dan pengemudi Alphard masih dalam tahap penyelidikan.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil klarifikasi resmi agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesimpangsiuran, sementara proses pendalaman terhadap seluruh pihak yang terlibat terus dilakukan.***