Mengaku Trauma Menangani Urusan Keuangan
Meski telah mengundurkan diri, Nanik menyebut Presiden Prabowo masih memintanya tetap membantu mengawasi Badan Gizi Nasional.
Ia mengatakan kemungkinan akan dibentuk dewan pengawas dan dirinya dipercaya menjadi ketua.
Namun, Nanik menegaskan hanya bersedia menjalankan fungsi pengawasan tanpa terlibat dalam pengelolaan anggaran.
Menurutnya, pengalaman selama memimpin BGN membuat dirinya mengalami trauma terkait urusan keuangan negara.
"Kalau mencereweti kayaknya masih bisa yg penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut," tandasnya.
Pengakuan tersebut menjadi penutup penjelasan Nanik mengenai alasan di balik pengunduran dirinya dari jabatan Kepala BGN.***