Keterangan tersebut langsung memicu beragam komentar dari warganet.
Banyak pengguna media sosial mempertanyakan bagaimana prosedur penjagaan di perlintasan tersebut.
Dugaan itu kemudian menjadi sorotan hingga mendapat tanggapan dari pihak KAI.
Pedagang Sekitar Disebut Berperan Mencegah Kecelakaan
Menurut informasi yang disampaikan dalam unggahan video, kecelakaan berhasil dihindari berkat kesigapan pedagang yang berada di sekitar lokasi.
Pedagang tersebut disebut berteriak untuk memperingatkan pengemudi truk agar segera berhenti sebelum kereta melintas.
Dalam unggahan itu juga tertulis, “Untung ada pedagang asongan yang berteriak di sana.” Aksi cepat tersebut dinilai membantu mencegah potensi kecelakaan yang bisa saja terjadi.
Situasi di lokasi pun akhirnya dapat dikendalikan hingga KA Brantas berhasil melewati perlintasan dengan aman.
Peran warga sekitar menjadi perhatian karena dilakukan dalam situasi yang sangat mendesak.
Warga Mendatangi Pos Penjagaan Setelah Kereta Melintas
Video juga memperlihatkan sejumlah warga langsung menghampiri pos penjagaan perlintasan setelah kereta berhasil lewat.
Mereka tampak mengetuk kaca jendela pos untuk memastikan keberadaan petugas yang sedang berjaga.
Perekam video terdengar mengatakan, “Ketiduran? Yang jaga dimana ini? Mas, woy, ketiduran ya? Untuk selamat ku setop ini.”
Tidak lama kemudian terdengar pula ucapan, “Aku denger semboyan, terus langsung lari. Ketiduran itu pas jamnya Brantas.”
Rekaman tersebut memperlihatkan kepanikan warga setelah menyadari palang pintu tidak tertutup ketika kereta melintas.
Video itulah yang kemudian ramai dibagikan di berbagai platform media sosial.