nasional

Keberadaan Femas Yani Arianto Mulai Terungkap, WNI Asal Madiun Diduga Kabur dari Rombongan Wisata Korea Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:14 WIB
Keberadaan Femas Yani Arianto Mulai Terungkap, WNI Asal Madiun Diduga Kabur dari Rombongan Wisata Korea Selatan (Femas anggota rombongan open trip ke Korea Selatan yang diduga kabur terlihat di sebuah masjid di Ansan (kanan). (Threads/sarjanabackpacker))

Informasi tersebut menjadi salah satu petunjuk baru mengenai aktivitas Femas selama berada di Korea Selatan.

Namun belum ada konfirmasi resmi dari perusahaan tempat yang disebut dalam laporan tersebut.

Disebut Lebih Banyak Berada di Masjid Setelah Keluar dari Tempat Kerja

Laporan lain menyebut Femas kini lebih sering berada di sebuah masjid di wilayah Ansan.

Informasi itu juga dikirimkan oleh WNI yang mengaku mengetahui keberadaannya dalam beberapa hari terakhir.

Dalam pesan tersebut disebutkan, “Kata temenku kemarin dia sempet kerja siang, terus enggak betah. Sekarang enggak ngapa-ngapain di masjid, besok saya ke masjid salat dhuhur, sambil main di sana barangkali ada orangnya.”

Keterangan tersebut memperkuat dugaan bahwa Femas tidak lagi bekerja setelah hanya sehari berada di pabrik.

Masjid disebut menjadi lokasi yang beberapa kali dikaitkan dengan keberadaannya. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pengelola masjid mengenai informasi tersebut.

Muncul Pengakuan Bahwa Femas Mengantongi Visa E-9

Selain informasi lokasi, muncul pula laporan yang menyebut Femas mengaku memiliki visa kerja E-9 Korea Selatan.

Baca Juga: Pelni Resmi Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal ke Malaysia, Tangani Pengiriman Batu Bara Internasional

Dalam pesan yang diunggah disebutkan, “Iya benar dia ada di masjid. Dua hari terakhir baru datang, sata tanya katanya visa E-9, baru nganggur.”

Visa E-9 merupakan izin bagi tenaga kerja asing yang bekerja pada sektor non-profesional melalui skema Employment Permit System (EPS).

Jenis visa tersebut umumnya digunakan pekerja di bidang manufaktur, konstruksi, pertanian, hingga perikanan.

Saat diajak mencari pekerjaan bersama, muncul keterangan yang berbeda dari Femas.

“Temenku ganti tanya, katanya dari GtoG fishing terus kabur, terus kemarin waktu aku mau pergi dari sana, ku tanya lagi katanya kabur dari travel.”

Polisi Disebut Belum Bisa Mengamankan karena Berada di Tempat Ibadah

Meski beberapa laporan menyebut lokasi Femas telah diketahui, proses penanganannya disebut belum dapat dilakukan secara langsung.

Halaman:

Tags

Terkini