Menurutnya, mahasiswa tidak hanya membutuhkan teori di ruang kuliah, tetapi juga pemahaman mengenai kondisi dunia kerja.
"Kami berharap kunjungan industri ini dapat memperluas wawasan, memperkuat kompetensi, serta memberikan gambaran nyata bagaimana dunia kerja itu, terutama media. Apalagi nantinya mahasiswa sains komunikasi yang mungkin akan bersinggungan dengan media," jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat memahami tantangan maupun peluang yang ada di industri media.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal ketika memasuki dunia profesional.
Kegiatan semacam ini juga dinilai mampu menjembatani dunia pendidikan dengan industri.
Promedia Kenalkan Ekosistem Jaringan Media Lokal
Dalam kesempatan itu, mahasiswa diperkenalkan dengan konsep ekosistem jaringan media lokal yang dikembangkan Promedia Group.
Chief Technology Officer Promedia Group, Rahmat Maulana, menjelaskan bahwa Promedia berperan sebagai perusahaan teknologi yang mendukung ribuan media online di Indonesia.
"Semoga kunjungan industri dari Universitas Djuanda Bogor ke Promedia ada nilai yang bisa dibawa ke kampus dan bisa cerita bahwa Promedia yang ada di Bandung adalah perusahaan teknologi yang membantu 1.300 media online yang tersebar di seluruh Indonesia," ucap Chief Technology Officer Promedia Group, Rahmat Maulana.
Penjelasan tersebut memberikan gambaran mengenai model kolaborasi yang dijalankan Promedia bersama media lokal.
Mahasiswa juga dikenalkan pada peran teknologi dalam mendukung perkembangan industri media.
Hal tersebut menjadi salah satu materi utama dalam kunjungan industri.
Promedia Dorong Perkembangan Media Daerah
GM Media Network Promedia Group, Agil Hari Santoso, turut menjelaskan visi perusahaan dalam membangun jaringan media lokal.