Yonanda mengalami penurunan kesadaran setelah mengikuti kegiatan jalan kaki bersama peserta lainnya sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit dr. Nusamir Baturaja.
“Meskipun telah mendapat tindakan medis secara intensif, pada pukul 18.30 WIB dokter menyatakan almarhum meninggal dunia berdasarkan diagnosis dokter, penyebab kematian adalah cardiac arrest atau henti jantung,” kata Ketut.
Sementara itu, Anisya Musyarofah dari Satdik Dodik Kejuruan Rindam VI/Mulawarman Balikpapan sempat mengeluhkan sesak napas dan mual sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Anisya dinyatakan meninggal dunia akibat heat stroke.
3. Novia Ramadani Sihotang Meninggal akibat Tuberkulosis
Peserta ketiga yang meninggal adalah Novia Ramadani Sihotang dari Satdik Pusbahasa Kodiklat Angkatan Udara.
“Pada Senin, 22 Juni 2026, pukul 14.30 WIB, almarhum datang ke unit kesehatan dengan keluhan batuk berdahak, sesak napas, dan demam,” ucap Ketut.
Kondisi Novia kemudian memburuk sehingga dirujuk ke RSAU dr. Esnawan Antariksa untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami tuberkulosis separuh aktif dan menjalani perawatan intensif di ICU.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, almarhumah meninggal dunia akibat tuberkulosis,” imbuhnya.
Kemhan menyebut seluruh tindakan medis telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
4. Muhammad Rifki Renaldi Gunawan Alami Pneumonia dengan Komplikasi
Peserta berikutnya yang meninggal dunia adalah Muhammad Rifki Renaldi Gunawan dari Satdik Yonparako 465 Halim Perdanakusuma.
Awalnya Rifki mengeluhkan sesak napas dan lemas sebelum sempat kembali mengikuti kegiatan setelah kondisinya membaik.