Perwakilan SPBU Genteng Wetan, Sudarmoko, mengaku pihaknya tidak mengetahui persoalan yang sedang diselidiki aparat penegak hukum.
"Sebenarnya kami hanya ketempatan, jadi tangki ini sudah selesai dropping solar di SPBU kami," kata Sudarmoko dalam keterangannya, pada Selasa, 23 Juni 2026.
Ia menegaskan bahwa SPBU hanya menjadi lokasi terakhir pembongkaran muatan sebelum truk melanjutkan perjalanan distribusi.
Pihak SPBU pun mengaku ikut terdampak akibat proses hukum yang masih berjalan.
Dugaan Penyaluran BBM Ilegal Masih Dalam Penyelidikan
Menurut keterangan pihak SPBU, distribusi BBM selanjutnya diduga terganggu akibat adanya penyelidikan terkait dugaan penyimpangan oleh oknum pengemudi.
Sudarmoko menegaskan bahwa pihak SPBU tidak terlibat dalam dugaan penyelewengan tersebut.
"Dan akan melanjutkan dropping Pertalite ke SPBU Genteng kulon tapi ditangkap saat hampir keluar SPBU kami," ungkapnya.
"Ya akhirnya ditahan di sini karena masih dalam penyelidikan," ungkap Sudarmoko.
Ia juga menjelaskan bahwa proses penjualan solar terpaksa dihentikan selama penyelidikan berlangsung.
"Ini kan masih proses penyelidikan oleh polisi jadi kami tidak bisa melayani penjualan solar," beber Sudarmoko.***