KLIK SAJA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil langkah cepat untuk menjaga keberlangsungan transportasi umum di tengah kenaikan harga BBM nonsubsidi.
Melalui koordinasi bersama Pertamina dan pelaku transportasi, bus angkutan umum resmi kini akan mendapatkan prioritas dalam memperoleh BBM bersubsidi.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu menekan biaya operasional sekaligus menjaga tarif tetap terjangkau bagi masyarakat.
Dua SPBU di Sampit bahkan telah disiapkan sebagai titik pengisian khusus bagi armada bus.
Bus Angkutan Umum Resmi Akan Mendapat Prioritas BBM Subsidi
Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah memastikan angkutan umum, terutama bus yang memiliki izin resmi, akan memperoleh akses prioritas terhadap BBM bersubsidi.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi terhadap operasional transportasi massal.
Pemerintah daerah menilai keberlangsungan layanan bus sangat penting bagi mobilitas masyarakat.
Karena itu, sektor transportasi umum menjadi salah satu yang mendapat perhatian khusus.
Kebijakan ini juga bertujuan menjaga kestabilan tarif perjalanan.
Dengan demikian, beban masyarakat pengguna jasa transportasi tidak meningkat drastis.
Dua SPBU di Sampit Disiapkan untuk Melayani Armada Bus
Hasil koordinasi antara Dishub Kalteng dan Pertamina menghasilkan penunjukan dua SPBU di Sampit sebagai lokasi prioritas pengisian BBM bagi bus.