nasional

Info Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 36 Periode 22 Juni – 1 Juli 2026 Rute Serasan – Penagi – Tarempa – Tanjung Pinang – Tambelan – Sintete

Kamis, 25 Juni 2026 | 11:17 WIB
KM Sabuk Nusantara 36 (Pelni)

KLIK SAJA – Informasi bagi Anda yang merencanakan perjalanan laut antarpulau di wilayah Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan sekitarnya, keberadaan kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara 36 merupakan urat nadi transportasi yang sangat diandalkan.

Untuk memudahkan perjalanan Anda, berikut kami sajikan rangkuman jadwal pelayaran terlengkap sepanjang akhir Juni hingga awal Juli 2026 yang disusun secara runut per tanggal.

Rencana Perjalanan & Rute KM Sabuk Nusantara 36

  • Minggu, 21 Juni 2026
    • Pukul 16:00 WIB: Kapal memulai pelayaran perdananya pada Voyage 17 dari Pelabuhan Sintete menuju Serasan.
  • Senin, 22 Juni 2026
    • Pukul 06:00 WIB: Tiba di Serasan. Setelah transit singkat, kapal berangkat kembali pukul 09:00 WIB menuju Subi.
    • Pukul 16:00 WIB: Tiba di Subi. Perjalanan dilanjutkan kembali malam harinya pukul 22:00 WIB bertolak menuju pelabuhan Penagi.
  • Selasa, 23 Juni 2026
    • Pukul 07:00 WIB: Kapal bersandar di Pelabuhan Penagi. Di sini kapal akan bersandar/transit dalam waktu yang cukup lama hingga keesokan harinya.
  • Rabu, 24 Juni 2026
    • Pukul 08:00 WIB: Diberangkatkan dari pelabuhan Penagi menuju Pulau Laut.
    • Pukul 17:00 WIB: Tiba di Pulau Laut. Hanya berselang tiga jam, kapal langsung bertolak kembali pukul 20:00 WIB malam menuju Sedanau.
  • Kamis, 25 Juni 2026
    • Pukul 05:00 WIB: Bersandar di Sedanau saat fajar, lalu berangkat kembali pukul 09:00 WIB pagi menuju Midai.
    • Pukul 16:00 WIB: Tiba di Midai, dilanjutkan keberangkatan pukul 18:00 WIB sore menuju Tarempa.
  • Jumat, 26 Juni 2026
    • Pukul 07:00 WIB: Tiba di Pelabuhan Tarempa. Kapal bertolak kembali pukul 09:00 WIB pagi menuju Letung.
    • Pukul 15:30 WIB: Tiba di Letung sore hari, lalu berangkat kembali pukul 17:00 WIB menuju pusat pelabuhan utama di Tanjungpinang.
  • Sabtu, 27 Juni 2026
    • Pukul 15:00 WIB: Kapal bersandar dengan aman di Tanjungpinang. Di lokasi ini kapal menghabiskan waktu akhir pekan untuk bongkar muat dan beristirahat sejenak.
  • Senin, 29 Juni 2026
    • Pukul 11:00 WIB: Memulai perjalanan kembali dari Tanjungpinang mengarungi lautan lepas menuju pulau Tambelan.
  • Selasa, 30 Juni 2026
    • Pukul 16:00 WIB: Tiba di pelabuhan terpencil Tambelan sore hari, lalu melanjutkan rute penutup pukul 18:00 WIB menuju pelabuhan asal.
  • Rabu, 1 Juli 2026
    • Pukul 07:00 WIB: Kapal sukses merampungkan rangkaian rute Voyage 17 dengan tiba kembali di pelabuhan akhir Sintete di pagi hari.

Baca Juga: Info Jadwal Kapal Pelni KM Tilongkabila Bulan Juli 2026 Rute Bitung – Gorontalo – Kendari – Baubau -Makassar – Bima – Lombok – Denpasar

Tips Penting Bagi Penumpang Kapal Perintis

Perjalanan menggunakan kapal sabuk nusantara atau kapal perintis memberikan pengalaman tersendiri yang menantang sekaligus berkesan. Agar perjalanan Anda berjalan lancar, terapkan beberapa tips berikut:

  1. Datang Lebih Awal ke Pelabuhan: Selalu usahakan tiba di pelabuhan minimal 1 hingga 2 jam sebelum jadwal keberangkatan kapal (ETD). Hal ini penting untuk menghindari antrean boarding, mengamankan ruang bagasi, dan mengantisipasi jika kapal berangkat sedikit lebih awal dari perkiraan jika proses bongkar muat selesai cepat.
  2. Pantau Kondisi Cuaca dan Fleksibilitas Waktu: Operasional kapal perintis sangat dipengaruhi oleh gelombang laut dan cuaca ekstrem. Seperti catatan resmi dari Nakhoda, jadwal dan rute sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan. Selalu siapkan rencana cadangan (back-up plan) jika terjadi keterlambatan bersandar.
  3. Persiapan Logistik Mandiri: Beberapa rute pelayaran memakan waktu belasan jam di tengah laut (seperti dari Tanjungpinang ke Tambelan yang memakan waktu semalaman). Disarankan membawa botol air minum ekstra, camilan bergizi, serta makanan berat tambahan sesuai selera Anda.
  4. Sediakan Obat-Obatan Pribadi: Bagi Anda yang rentan mabuk laut, jangan lupa membawa obat anti-mabuk, minyak kayu putih, atau koyo. Istirahat di dek yang memiliki sirkulasi udara baik dapat membantu mengurangi rasa mual selama ombak tinggi.
  5. Jaga Kebersihan Lingkungan Laut: Selama pelayaran, pastikan untuk selalu membuang sampah pada tempatnya di dalam kapal. Jangan pernah membuang sampah plastik ke laut demi menjaga kelestarian ekosistem maritim Indonesia.

Jika artikel ini bermanfaat bagi anda, silahkan para pembaca kliksaja.id dapat mengapreasiasi kami dengan meng-klik fitur Traktir Kopi yang ada di bawah artikel ini.

Kontribusi anda sangat berarti bagi portal web kami agar berkembang menjadi media jurnalistik independen serta menjaga pemberitaan yang akurat, kredibel dan berkelanjutan.

Tags

Terkini