Beberapa pihak menilai ada kejanggalan terkait klaim keterlibatan mahasiswa dari berbagai kampus.
Sorotan muncul setelah beberapa organisasi mahasiswa menyatakan tidak mengirimkan perwakilan.
Klarifikasi dari sejumlah kampus kemudian menjadi perhatian publik.
Mereka membantah adanya hubungan resmi dengan pihak yang hadir dalam konferensi pers tersebut.
Baca Juga: BBM B50 Campuran Biodiesel 50 Persen Segera Diluncurkan, Pernah Diuji dan Sempat Ada Kendala
UNAS Bantah Memiliki BEM FISIP Seperti yang Disebut
Salah satu klarifikasi datang dari Universitas Nasional (UNAS).
Pihak kampus menanggapi munculnya sosok yang mengaku sebagai Ketua BEM FISIP UNAS dalam acara BEM Bersatu.
Dekan FISIP UNAS, Aos Yuli Firdaus, menyatakan bahwa kampus tersebut tidak memiliki organisasi BEM di tingkat fakultas.
"FISIP Universitas Nasional tidak memiliki organisasi BEM di tingkat fakultas," tegas Yuli dalam keterangannya, pada Rabu, 17 Juni 2026.
"Oleh karena itu, tidak terdapat jabatan Ketua BEM FISIP Universitas Nasional dalam struktur organisasi kemahasiswaan yang berlaku di lingkungan FISIP Universitas Nasional," tegasnya.
Pernyataan tersebut membuat klaim mengenai salah satu peserta konferensi pers menjadi perdebatan.
BEM FTI UBSI Tegaskan Tidak Kirim Perwakilan
Selain UNAS, BEM FTI UBSI juga memberikan klarifikasi terkait nama mahasiswa yang disebut mewakili organisasi mereka.
Melalui unggahan Instagram resminya, @bemftiubsi, pada Rabu, 17 Juni 2026, pihak BEM FTI UBSI menyatakan tidak terlibat dalam konferensi pers BEM Bersatu.