Romli juga mempertanyakan dasar pengaitan kendaraan milik warga sipil dengan aktivitas politik tertentu.
PDIP Tegaskan Siti Nuraeni Bukan Kader Partai
Guntur Romli menjelaskan bahwa pihak yang disebut dalam isu tersebut tidak memiliki hubungan struktural dengan PDIP.
Ia membantah adanya keterlibatan partai dalam aksi mahasiswa.
"Faktanya: Siti Nuraeni dan Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso bukanlah kader maupun pengurus PDI Perjuangan," terang Romli.
Menurutnya, menghubungkan kepemilikan kendaraan seseorang dengan hubungan keluarga dan politik perlu dilakukan secara hati-hati.
Ia menilai tudingan tersebut tidak cukup menjadi dasar untuk menyimpulkan adanya campur tangan partai.
"Menghubungkan kepemilikan sebuah kendaraan milik seorang warga sipil (Siti Nuraeni), lalu ditarik ke hubungan persaudaraan (Setyo Sularso)," tukasnya.
Polemik Berlanjut di Tengah Perdebatan Program MBG
Perdebatan mengenai Tiyo Ardianto muncul bersamaan dengan meningkatnya perhatian publik terhadap aksi penolakan MBG.
Program tersebut sebelumnya juga menuai berbagai tanggapan dari masyarakat.
Isu ini kemudian berkembang menjadi perdebatan mengenai independensi gerakan mahasiswa.
Sejumlah pihak menilai gerakan mahasiswa harus tetap kritis tanpa dipengaruhi kepentingan politik praktis.
Sementara itu, pihak yang dituding memberikan pengaruh telah menyampaikan bantahan.