"Adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, yang merupakan besan Jenderal TNI (Purn) Andhika Perkasa, dan tokoh tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024," sambungnya.
Menurut Rahmat, dugaan tersebut menjadi perhatian karena muncul di tengah aksi mahasiswa yang menolak program MBG.
Ia juga menyinggung kehadiran politisi PDI Perjuangan, Andi Widjajanto, di tengah massa aksi.
BEM Bersatu Soroti Dugaan Penunggangan Gerakan Mahasiswa
BEM Bersatu kemudian mempertanyakan kemungkinan adanya kepentingan politik dalam gerakan mahasiswa.
Mereka menegaskan bahwa aksi mahasiswa seharusnya tetap berada di jalur independen.
Rahmat menyebut gerakan mahasiswa harus menjadi suara masyarakat, bukan alat kepentingan kelompok tertentu.
"Kami, BEM Bersatu, menolak segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis," tegas Rahmat.
"Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elite dalam perebutan kekuasaan," sambungnya.
Baca Juga: Pekanbaru Rayakan HUT ke-242 dengan Bus TMP Gratis, Simak Syarat dan Ketentuan Penumpang
PDIP Membantah Tuduhan Keterlibatan Politik
Setelah isu tersebut berkembang, PDIP memberikan tanggapan terkait tudingan adanya hubungan antara aksi mahasiswa penolak MBG dengan partainya.
Bantahan disampaikan politikus PDIP, Guntur Romli, pada Rabu, 17 Juni 2026.
Ia menilai tudingan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat dan dapat mencederai gerakan mahasiswa.
"(Hal itu) fitnah yang tidak berdasar, absurd, dan mencederai integritas gerakan moral mahasiswa," kata Romli dalam keterangannya, pada Rabu, 17 Juni 2026.