Selain korban meninggal dunia, kecelakaan tersebut juga menyebabkan beberapa penumpang mengalami luka-luka.
Sebanyak 10 penumpang dilaporkan mengalami luka ringan yang terdiri dari siswa dan guru pendamping.
Mereka langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta untuk mendapat penanganan medis.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan kondisi korban luka berangsur membaik setelah mendapatkan perawatan.
“Korban luka ringan ada tujuh orang, terdiri atas dua guru dan lima siswa,” ujarnya.
Beberapa korban juga disiapkan kendaraan pengganti untuk melanjutkan perjalanan setelah kondisi memungkinkan.
Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kecelakaan
Hingga kini, kasus kecelakaan bus study tour tersebut masih ditangani Unit Laka Lantas Polres Subang.
Polisi masih mendalami kronologi pasti dan faktor penyebab kecelakaan di Tol Cipali tersebut.
Sejumlah saksi termasuk sopir kendaraan yang terlibat telah dimintai keterangan oleh petugas.
Kondisi lalu lintas di lokasi kejadian juga disebut cukup padat saat kecelakaan terjadi dini hari.
Petugas mengimbau pengendara untuk menjaga jarak aman serta mematuhi batas kecepatan saat melintas di jalan tol.
Selain itu, sopir juga diingatkan agar beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk selama perjalanan jauh.***