Dalam video yang beredar, Syahri terlihat bermain gim yang diduga Clash of Clans sambil memegang rokok ketika rapat berlangsung.
Situasi tersebut kemudian menjadi perhatian publik karena rapat membahas persoalan pelayanan masyarakat.
Banyak pihak menyayangkan sikap anggota dewan yang dianggap tidak serius mengikuti jalannya rapat.
Rekaman video tersebut akhirnya viral dan memancing berbagai reaksi.
Publik pun mempertanyakan etika pejabat saat menghadiri rapat resmi.
Achmad Syahri Mengaku Khilaf
Usai video tersebut viral, Syahri akhirnya memberikan pernyataan kepada media.
Baca Juga: Kronologi Dugaan Pelecehan Mahasiswi oleh Dosen di UNU Blitar hingga Dinonaktifkan Sementara
"Saya menyesal. Mungkin ada salah, saya mohon maaf," kata Syahri di hadapan awak media.
Saat ditanya alasan dirinya bermain gim dan merokok ketika rapat berlangsung, Syahri mengaku khilaf.
"Khilaf aja saya sebagai manusia biasa," ungkapnya.
Ia juga mengaku menyesali tindakannya yang kini ramai menjadi sorotan publik.
Berjanji Tak Akan Mengulangi Lagi
Syahri memastikan dirinya tidak akan mengulangi tindakan tersebut di masa mendatang.
"Ya sudah saya cukup menyesal sekali, menyesal sekali berbuat seperti itu dan tidak akan mengulangi," tegas Syahri.