nasional

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf Personal, FSGI Justru Punya Pendapat Berbeda

Senin, 18 Mei 2026 | 04:13 WIB
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf Personal, FSGI Justru Punya Pendapat Berbeda (Menyoroti pernyataan sikap MPR RI terkait dewan juri yang terlibat kontroversi pada ajang final LCC di Kalimantan Barat. (YouTube.com / MPR RI))

KLIK SAJA - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti dua sosok pejabat MPR yang menjadi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MPR RI di Kalimantan Barat.

Kontroversi muncul setelah adanya perbedaan penilaian terhadap jawaban yang dianggap sama dari peserta lomba.

Polemik tersebut viral usai siswa SMAN 1 Pontianak bernama Josepha Alexandra alias Ocha memprotes keputusan dewan juri secara langsung.

Reaksi publik kemudian semakin meluas hingga muncul desakan agar juri terkait meminta maaf secara terbuka kepada peserta.

Di sisi lain, pihak MPR RI menyatakan permintaan maaf institusi dianggap sudah mewakili seluruh penyelenggara.

Dua Pejabat MPR Jadi Sorotan Publik

Kedua juri yang ramai diperbincangkan publik adalah Dyastasita Widya Budi dan Indri Wahyuni.

Baca Juga: Kronologi Dugaan Pelecehan Mahasiswi oleh Dosen di UNU Blitar hingga Dinonaktifkan Sementara

Keduanya bertugas sebagai dewan juri dalam ajang LCC Empat Pilar 2026 MPR RI di Kalimantan Barat.

Nama mereka menjadi sorotan setelah video perlombaan tersebut viral di media sosial.

Banyak warganet menilai terjadi ketidakkonsistenan dalam pemberian nilai kepada peserta lomba.

Polemik itu kemudian memicu berbagai reaksi dari publik maupun tokoh pendidikan.

Hingga kini, pembahasan terkait kontroversi tersebut masih ramai di media sosial.

Jawaban Sama Dapat Nilai Berbeda

Halaman:

Tags

Terkini