Bagian yang paling menuai sorotan publik ialah ketika status WA tersebut menyinggung soal laporan harta kekayaan atau LHKPN.
Alih-alih memberi klarifikasi terkait polemik yang terjadi, Indri justru dianggap melontarkan tantangan kepada warganet.
"Terakhir, mau open endorse ah. Biar makin kaya. Supaya LHKPN aku yang tersebar makin bikin shock banyak orang," tulis Indri.
"Ayo yang iri makin panas, ledekin aku, bikin aku jatuh," tambahnya.
Pernyataan tersebut langsung menuai kritik dari sejumlah pengguna media sosial.
Banyak netizen menilai isi status itu bernada sarkastik dan tidak meredakan polemik yang sedang berlangsung.
Bermula dari Skandal Penilaian LCC MPR
Sebelumnya, Indri Wahyuni memang sudah menjadi sorotan usai polemik penilaian dalam LCC MPR RI Kalimantan Barat viral di media sosial.
Kala itu, jawaban Regu C dari SMAN 1 Pontianak dianggap salah oleh juri karena alasan artikulasi dan penyebutan unsur lembaga.
Namun, saat Regu B dari SMAN 1 Sambas memberikan jawaban yang substansinya dinilai identik, juri justru memberi poin penuh.
Ketimpangan nilai itulah yang memicu protes peserta hingga akhirnya ramai diperbincangkan publik.
Sebagai dewan juri, Indri sempat menjelaskan bahwa artikulasi peserta menjadi bagian dari penilaian lomba.
"Begini ya, kan sudah diperingatkan dari awal ya, artikulasi itu penting ya. Jadi biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas," ujar Indri saat ajang LCC MPR RI di Kalimantan Barat, pada Sabtu, 9 Mei 2026.***