KLIK SAJA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menutup tahun buku 2025 dengan capaian kinerja yang tetap solid di tengah tantangan industri telekomunikasi dan tekanan ekonomi global.
Perseroan berhasil mencatat laba bersih triliunan rupiah sekaligus mempercepat agenda transformasi perusahaan melalui strategi TLKM 30.
Kinerja tersebut juga mendapat respons positif pasar dengan peningkatan total shareholder return sepanjang 2025.
Selain memperkuat bisnis digital dan infrastruktur, Telkom juga mulai melakukan perampingan bisnis non-core untuk memperkuat fokus usaha utama.
Telkom Catat Laba Bersih Rp17,8 Triliun di Tahun 2025
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatat net income atau laba bersih sebesar Rp17,8 triliun sepanjang tahun buku 2025.
Perseroan juga membukukan normalized net income sebesar Rp22,7 triliun dengan normalized net income margin mencapai 15,4 persen.
Sementara itu, pendapatan konsolidasi Telkom tercatat sebesar Rp146,7 triliun.
Dari sisi operasional, EBITDA konsolidasi mencapai Rp72,2 triliun dengan margin EBITDA sebesar 49,2 persen.
Telkom menyebut capaian tersebut menjadi bukti keberlanjutan penciptaan nilai bagi pemegang saham.
Kinerja itu diraih di tengah tekanan industri telekomunikasi dan perubahan kondisi makroekonomi.
Saham Telkom Mencatat Total Shareholder Return 35,7 Persen
Selain mencatat laba besar, Telkom juga berhasil membukukan Total Shareholder Return atau TSR sebesar 35,7 persen sepanjang 2025.