Dalam unggahan viral tersebut, guru SRA disebut baru mulai mengajar sekitar dua minggu sebagai guru pengganti di sekolah itu.
Meski baru sebentar, ia diduga sudah mulai mendekati beberapa murid untuk meminjam laptop.
Pengunggah bahkan menuding guru tersebut memanipulasi murid agar merasa tidak enak menolak permintaannya.
Dugaan itu membuat banyak orang tua ikut khawatir terhadap keamanan barang anak mereka di sekolah.
Korban juga mengaku baru berani mengusut kasus tersebut setelah merasa ada yang tidak beres.
“Memanipulasi murid-murid untuk meminjamkan laptop, ternyata digadai. Ternyata udah sering, gali lubang tutup lubang. Baru kena sekarang karena baru saya yang berani usut,” lanjut unggahan itu.
Modus Alasan Urgent untuk Bikin Soal Kelas
Salah satu korban menjelaskan bahwa guru SRA meminjam laptop dengan alasan mendesak untuk pekerjaan sekolah.
Awalnya, adik korban meminjam laptop milik kakaknya dengan alasan dipakai kerja kelompok.
Namun saat malam hari, laptop itu ternyata sudah dipinjamkan kepada guru tersebut.
Korban mengaku sempat heran karena sang adik pulang tanpa membawa laptop.
Setelah ditanya lebih lanjut, barulah diketahui laptop dipakai guru untuk alasan pekerjaan mendadak.
“Dia bilang Pak S butuh urgent karena banyak kerjaan dan lainnya,” ungkap pengunggah video.
Disebut Ada Tiga Korban Murid SMA Lainnya