Kasus ini diduga bukan hanya menimpa satu orang siswa saja.
Pengunggah video mengaku sudah ada tiga murid SMA yang merasa menjadi korban dugaan manipulasi guru tersebut.
Bahkan, disebut masih ada kemungkinan jumlah korban bertambah karena guru itu diduga sering meminjam laptop murid lain.
Dalam penjelasannya, guru SRA disebut menghubungi beberapa siswa di waktu berbeda pada hari yang sama.
Modusnya hampir serupa, yakni meminta pinjaman laptop dengan alasan urgent membuat soal kelas X.
“Saat ini sudah ada 3 korban anak SMA yang mengaku dimanipulasi oleh S dan korban masih belum tau berapa banyak lagi,” lanjut unggahan tersebut.
Korban Harus Tebus Laptop Rp3 Juta di Tempat Gadai
Kasus ini makin viral setelah korban mengunggah video saat mengambil laptop miliknya di tempat gadai.
Baca Juga: Info Jadwal dan Tarif Kapal Dharma Lautan Utama Rute Banjarmasin ke Surabaya Edisi 15 – 31 Mei 2026
Korban mengaku harus mengeluarkan uang sekitar Rp3 juta untuk menebus laptop tersebut agar bisa kembali dipakai.
Padahal, laptop itu digunakan untuk kebutuhan kuliah dan mengerjakan skripsi.
Dari keterangan pihak gadai, disebut ada laptop lain yang juga sempat masuk atas nama guru tersebut.
Selain itu, hasil pelacakan nomor telepon juga memunculkan dugaan bahwa SRA memiliki masalah terkait pinjaman online atau pinjol.
Hingga kini belum ada keterangan resmi lanjutan dari pihak sekolah terkait kasus viral tersebut.***
Artikel Terkait
Wujudkan Kesejahteraan ASN Pensiun, PT TASPEN Kantor Cabang Semarang Salurkan Manfaat THT untuk Purnabakti Pemkot
Jalur Afirmasi SPMB 2026 Kota Semarang Jadi Fokus Utama, Disdik Siapkan 133 Sekolah Swasta Gratis
Pegadaian Gandeng UNNES Gelar Kompetisi Inovasi Finansial untuk Mahasiswa, Ada Workshop dan Inkubasi Bisnis
Pemkot Semarang Perketat Kendaraan Berat di Jalur Silayur Ngaliyan Demi Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan
Informasi Jadwal dan Tiket KA Argo Muria Semarang Tawang - Pekalongan - Tegal - Cirebon - Jatinegara - Gambir Periode 11-20 Mei 2026