KLIK SAJA - Dinas Pendidikan Kota Semarang memastikan sistem penerimaan murid baru atau SPMB 2026 tidak mengalami perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Jalur penerimaan masih mencakup domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sejumlah penguatan pada beberapa sektor tertentu.
Salah satu fokus utama tahun ini adalah penguatan jalur afirmasi melalui integrasi sekolah swasta gratis.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Selain itu, sistem seleksi juga mulai mengedepankan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu indikator penting.
Jalur Penerimaan SPMB Masih Sama Seperti Tahun Sebelumnya
Disdik Kota Semarang menegaskan bahwa skema jalur penerimaan tahun ini tidak mengalami perubahan besar.
Jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi tetap digunakan dalam proses seleksi siswa baru.
Kebijakan tersebut dibuat agar masyarakat tidak bingung dengan perubahan sistem yang terlalu drastis.
Meski begitu, beberapa detail teknis tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan evaluasi tahun sebelumnya.
Pemerintah ingin proses penerimaan murid berjalan lebih stabil dan mudah dipahami orang tua siswa.
Dengan sistem yang relatif sama, Disdik berharap pelaksanaan SPMB bisa berlangsung lebih tertib dan transparan.
Jalur Afirmasi Jadi Fokus Utama Tahun 2026