Dugaan Provokasi Medsos hingga Alasan Pengamanan
Dalam kasus ini, polisi juga mengungkap adanya komunikasi yang mengarah pada rencana penyusupan dan provokasi.
Salah satu caranya adalah dengan mengadu domba antar-elemen serikat buruh.
"Mereka juga akan menggunakan media sosial untuk melakukan upaya provokasi agar massa yang lebih beringas bisa bergabung atau memicu kemarahan massa lainnya," bebernya.
Terkait hal tersebut, Polda Metro Jaya menegaskan langkah pengamanan dilakukan untuk mencegah kerusuhan.
"Dalam rangka menjaga marwah demokrasi dan menjamin hak penyampaian pendapat di muka umum agar dapat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," sebut Iman.
"Maka kami terus berupaya, baik secara preemtif, preventif, maupun represif," tandasnya.***