Barang Bukti Diduga untuk Aksi Anarkis
Dari penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang cukup mencurigakan.
Barang-barang itu antara lain botol kosong, bensin, kain pemicu api untuk bom molotov, hingga ketapel dan gotri.
Temuan ini memperkuat dugaan adanya potensi aksi anarkis.
Polisi menilai barang tersebut tidak relevan dengan aksi damai.
Keberadaan benda-benda itu menjadi perhatian serius aparat.
Hal ini juga memicu kekhawatiran publik terhadap keamanan demonstrasi.
Polisi Temukan Uang Rp10 Juta dan 1.000 Rial Yaman
Terkini, polisi menemukan barang bukti berupa uang senilai Rp10 juta dan 1.000 rial Yaman atau sekitar Rp72.612.
Uang tersebut diamankan dari salah seorang koordinator lapangan demo buruh.
Polisi menduga uang itu akan digunakan untuk menggerakkan massa.
"Terdapat sejumlah uang yang berhasil kami amankan dari tangan salah satu koordinator di lapangan," kata Iman dalam keterangan resminya, pada Sabtu, 2 Mei 2026.
"Berdasarkan informasi dari yang bersangkutan kepada kami, uang tersebut akan digunakan atau diberikan kepada mereka yang ikut hadir bersama kelompoknya," tambahnya.
Hingga kini, asal-usul uang tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.