Komitmen Inklusif dan Harapan untuk Masa Depan Film Anak
Ketua Panitia, Lingga Galih Permadi, menyampaikan bahwa festival ini berangkat dari semangat sederhana untuk mendekatkan film kepada anak-anak.
“BAIK Film Fest lahir dari keinginan sederhana, yaitu mengenalkan film sebagai medium yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak. Melalui film dan berbagai aktivitas kreatif, kami ingin menghadirkan ruang di mana anak-anak bisa belajar, bereksplorasi, dan tumbuh dengan cara yang dekat dengan dunia mereka—menonton dan bermain,” ujarnya.
Ia juga berharap festival ini menjadi titik temu yang memperkuat kolaborasi dan memberi dampak positif bagi ekosistem film anak.
Apresiasi juga datang dari Plt. Wali Kota Batu yang menilai festival ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat identitas kota.
“Kami mengapresiasi terselenggaranya BAIK Film Fest 2026 sebagai bagian dari penguatan Kota Batu sebagai kota ramah anak dan pusat ekonomi kreatif. Kehadiran program inklusif seperti pemutaran film ramah disabilitas menunjukkan komitmen bahwa akses terhadap seni dan budaya harus terbuka untuk semua,” ungkapnya.
Dengan jangkauan media sosial yang menembus lebih dari 260.000 dalam 30 hari terakhir, festival ini semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu ajang film anak yang berkembang pesat di Indonesia.***