Dalam penjelasannya, Dadan menyebut kebutuhan daging per dapur cukup besar.
Satu kali memasak menu daging sapi bisa membutuhkan sekitar 350 hingga 382 kilogram.
Jumlah tersebut setara dengan satu ekor sapi untuk kebutuhan dagingnya saja.
“Menunya itu ada telur, ada ayam, ada sapi, ada ikan. Misalnya, kalau ini masak daging sapi, maka butuh 350 kilogram sekali masaknya berarti satu ekor sapi.”
“Jadi, satu kali masak daging sapi butuh 382 (kg), itu artinya satu ekor sapi, dagingnya saja,” lanjutnya.
Angka ini menunjukkan skala besar program MBG dalam sekali distribusi menu.
Menu Tidak Pernah Diseragamkan Secara Nasional
BGN juga menegaskan bahwa menu MBG tidak pernah dibuat seragam di seluruh Indonesia.
Hal ini dilakukan untuk menghindari lonjakan harga bahan pangan di pasar.
Dadan mencontohkan kejadian saat menu telur disajikan serentak.
“Hari itu butuh 36 juta butir telur atau sekitar 2.200 ton, dampaknya harga telur sempat naik Rp3.000,” jelasnya.
Dari pengalaman itu, pemerintah belajar pentingnya variasi menu.
Distribusi makanan kini disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing.