Kecaman tidak hanya datang dari pemimpin gereja; sejumlah tokoh konservatif juga mengkritik unggahan Trump, terutama gambar AI mirip Yesus tersebut.
Trump, yang tidak rutin menghadiri gereja, memperoleh dukungan kuat dari pemilih Kristen dalam pemilu 2024, termasuk mayoritas umat Katolik yang mendukungnya sebesar 56 persen berbanding 42 persen, menurut analisis ilmuwan politik Ryan Burge dari Washington University.
Baca Juga: Alasan Donald Trump Obrak Abrik Geopolitik Amerika Latin: Tidak Semata-mata Hanya Minyak
Setelah Trump selamat dari upaya pembunuhan pada Juli 2024, beberapa pendukung evangelis menggambarkan peristiwa itu sebagai bukti perlindungan ilahi.
Tahun lalu, setelah wafatnya Pope Francis, Trump juga membagikan gambar yang menampilkan dirinya sebagai paus, yang memicu kemarahan di kalangan banyak umat Katolik.***