nasional

Warga Jakarta Soroti Bukti Laporan Diduga Edit AI di JAKI, Aduan Parkir Liar Dipertanyakan Kebenarannya

Senin, 6 April 2026 | 18:27 WIB
Warga Jakarta Soroti Bukti Laporan Diduga Edit AI di JAKI, Aduan Parkir Liar Dipertanyakan Kebenarannya (Menyoroti penuturan seorang warga Jakarta yang mengaku dapat laporan palsu usai kirim foto dugaan parkir liar di daerahnya lewat aplikasi JAKI. (Threads.com/@seinsh))

Alih-alih melihat perubahan nyata di lokasi parkir liar, warga tersebut justru menilai bukti tindak lanjut yang diterima tidak sesuai kondisi sebenarnya.

Dalam unggahan yang beredar, terlihat dua foto yang diduga menjadi bukti laporan.

Foto pertama memperlihatkan seorang pria berdiri di area dengan sejumlah mobil yang terparkir.

Sementara foto kedua menampilkan lokasi yang sama terlihat lebih rapi tanpa kendaraan.

Baca Juga: PBNU Lantik PCNU Banyuwangi 2026–2031, Ahmad Turmudi Siap Perkuat Kolaborasi Sosial dan Peningkatan SDM

Namun, warganet menduga foto tersebut merupakan hasil manipulasi AI.

Warga Pertanyakan Prosedur Resmi Penanganan Aduan

Pemilik akun Threads tersebut juga mempertanyakan prosedur penanganan laporan jika jalur resmi justru dinilai memberikan bukti yang tidak valid.

Ia bahkan menanyakan langsung kepada Yustinus Prastowo selaku Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta melalui media sosial.

"Pak izin bertanya, mengurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil," tulisnya.

"Sudah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai dan coba lapor lewat jaki malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain ngga ya?" tambahnya.

Tag Gubernur DKI Jakarta Minta Tindak Lanjut

Baca Juga: Kolaborasi ICCN dan Greeneration Foundation Dorong Ekonomi Kreatif Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan di Indonesia

Tak hanya itu, pemilik akun juga menandai Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk meminta perhatian langsung terhadap dugaan manipulasi laporan tersebut.

Ia menilai penggunaan AI untuk membuat laporan palsu merupakan tindakan yang merugikan warga yang membutuhkan solusi nyata.

Halaman:

Tags

Terkini