nasional

Dampak Perang AS–Iran Picu Kenaikan Harga Plastik Kemasan, Pedagang Keripik Tempe Sanan Malang Khawatir Biaya Produksi Membengkak

Kamis, 2 April 2026 | 09:09 WIB
Dampak Perang AS–Iran Picu Kenaikan Harga Plastik Kemasan, Pedagang Keripik Tempe Sanan Malang Khawatir Biaya Produksi Membengkak (Menyoroti cerita viral dari pedagang UMKM keripik tempe di Malang yang mengeluhkan kenaikan harga plastik kemasan imbas konflik di Timur Tengah. (Instagram.com/@lambegosiip))

Kenaikan harga plastik dalam jumlah besar berpotensi menekan margin keuntungan pelaku usaha kecil.

Sebagian UMKM bahkan mempertimbangkan menyesuaikan harga jual produk agar tetap bisa bertahan.

Situasi ini menunjukkan bagaimana gejolak global dapat berdampak hingga ke tingkat usaha lokal.

Kenaikan Harga Plastik Berdampak Langsung pada Biaya Produksi

Pedagang plastik kemasan di Malang, Sakinatun Najwa, menyebut hampir semua jenis plastik mengalami kenaikan harga.

Baca Juga: Info Terkini! Jadwal Kapal Pelni KM Labobar Bulan April 2026 Rute Baubau – Makassar – Jakarta – Surabaya  – Ambon  – Fakfak

Plastik polos yang sebelumnya dijual sekitar Rp31 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp44 ribu per kilogram.

Sementara plastik bermerek “Mapan” mengalami kenaikan dari Rp35 ribu menjadi Rp53 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut dinilai cukup signifikan karena memengaruhi struktur biaya produksi UMKM.

Pelaku usaha harus mengeluarkan biaya lebih besar hanya untuk memenuhi kebutuhan kemasan produk.

Jika kondisi ini berlangsung lama, kenaikan harga produk menjadi kemungkinan yang sulit dihindari.

Dampaknya, daya beli masyarakat juga berpotensi ikut terpengaruh.

Baca Juga: Info Update! Jadwal Kapal Pelni KM Dobonsolo Bulan April 2026 Rute Baubau – Manokwari – Jayapura – Makassar – Jakarta

Dampak Berantai Konflik Global Terasa hingga UMKM Lokal

Kenaikan harga plastik menunjukkan bagaimana konflik global dapat memicu efek domino terhadap berbagai sektor ekonomi.

Halaman:

Tags

Terkini