Kinerja Positif 2025 Jadi Modal Menghadapi Tantangan Baru
Sepanjang 2025, IFG mencatatkan kinerja konsolidasi yang tetap positif meskipun menghadapi tekanan ekonomi global.
Pendapatan mencapai sekitar Rp11,47 triliun atau setara 102 persen dari target RKAP, meski masih bersifat unaudited.
Capaian tersebut menunjukkan efektivitas strategi kolaborasi antar entitas holding dalam menciptakan nilai tambah bersama.
Sinergi lintas perusahaan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pendapatan grup.
Kinerja positif ini juga mencerminkan keberhasilan penguatan tata kelola dan efisiensi operasional.
IFG menilai capaian tersebut bukan akhir, melainkan pijakan untuk meningkatkan daya saing di masa mendatang.
Evaluasi berkelanjutan dilakukan agar kualitas kinerja tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.
Sinergi Ekosistem Holding Perkuat Nilai Tambah Kolektif
Kolaborasi antar entitas dalam ekosistem IFG menjadi bagian penting dalam strategi transformasi.
Kontribusi dari Jasa Raharja, Jamkrindo, Bahana TCW Investment Management, serta Grahaniaga Tatautama menunjukkan pentingnya orkestrasi bisnis terintegrasi.
Sinergi tersebut menciptakan efisiensi operasional sekaligus memperkuat posisi IFG di industri keuangan nasional.
Integrasi layanan memungkinkan perusahaan menghadirkan solusi yang lebih komprehensif bagi masyarakat.