nasional

IFG Perkuat Transformasi dan Konsolidasi Industri Asuransi Nasional di Tengah Tekanan Global 2026, Fokus Tata Kelola dan Digitalisasi Bisnis

Kamis, 2 April 2026 | 08:23 WIB
IFG Perkuat Transformasi dan Konsolidasi Industri Asuransi Nasional di Tengah Tekanan Global 2026, Fokus Tata Kelola dan Digitalisasi Bisnis (Dok.IFG)

KLIK SAJA - Indonesia Financial Group (IFG) menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi bisnis dan mendukung konsolidasi industri asuransi nasional di tengah meningkatnya tekanan global.

Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 IFG menjadi refleksi sekaligus pijakan baru bagi holding BUMN di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi tersebut untuk memperkuat fundamental bisnis.

Di tengah dinamika ekonomi dunia yang semakin kompleks, IFG menilai transformasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko, dalam peringatan HUT ke-6 bertema “Bertransformasi dan Melayani Sepenuh Hati”.

Baca Juga: Informasi Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 64 Periode 1 – 11 April 2026 Rute Korido – Yenggarbun – Mios Bepondi – Biak – Saribi – Manokwari

Tekanan Global Dorong Penguatan Fundamental Industri Asuransi

Tahun 2026 dipandang sebagai periode penuh tantangan bagi industri keuangan global, termasuk sektor asuransi.

Volatilitas ekonomi dipengaruhi oleh dinamika geopolitik serta eskalasi konflik yang berdampak terhadap stabilitas pasar.

Kondisi tersebut mendorong perusahaan asuransi untuk memperkuat fondasi bisnis secara lebih disiplin dan berkelanjutan.

IFG menilai kemampuan beradaptasi harus diiringi dengan tata kelola yang baik dan manajemen risiko yang matang.

Perubahan lanskap global membuat ketahanan perusahaan menjadi faktor kunci keberlanjutan jangka panjang.

Baca Juga: Info Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 58 Bulan April 2026 Rute Jayapura – Waren – Biak – Nabire - Napan – Teba

Oleh karena itu, transformasi yang dilakukan tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga menyentuh aspek budaya kerja dan pengambilan keputusan.

Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas industri sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

Halaman:

Tags

Terkini