nasional

Wadirut MIND ID Paparkan Peluang Ekonomi 8%: Dari Cadangan Mineral hingga Diversifikasi Industri

Rabu, 11 Februari 2026 | 18:31 WIB
Wadirut MIND ID Paparkan Peluang Ekonomi 8%: Dari Cadangan Mineral hingga Diversifikasi Industri (Dok.istimewa)

Secondary Resources dan Industri Non-Mineral

Selain cadangan mineral, Indonesia memiliki peluang dari limbah industri dan sumber daya sekunder.

Dany menyebut potensi besar juga ada di sektor perikanan dan industri lain yang masih minim optimalisasi.

Monetisasi sumber daya sekunder ini dapat memperpanjang umur ekonomi SDA sekaligus membuka peluang bagi inovasi dan diversifikasi industri nasional.

Baca Juga: Cek Disini! Daftar Tanggal Libur Sekolah Cuti Bersama Selama Ramadan dan Idul Fitri 2026

Penguatan Hilirisasi untuk Nilai Tambah Lebih Besar

Saat ini, dominasi ekspor bahan mentah membuat sebagian besar nilai tambah dinikmati di luar negeri.

Dany menekankan pentingnya hilirisasi industri untuk menahan manfaat ekonomi tetap berada di dalam negeri.

Langkah ini akan mendorong penciptaan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan pajak, serta menguatkan industri nasional agar lebih berdaya saing di pasar global.

Riset dan Inovasi sebagai Kunci Transformasi

Anggaran riset Indonesia masih sekitar 0,3% dari PDB, yang menurut Dany belum memadai.

Baca Juga: Asosiasi Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih Banyuwangi Resmi Dideklarasikan, Perkuat Ekonomi Kerakyatan Desa

Penguatan R&D diperlukan agar Indonesia tidak hanya menjadi pengadopsi teknologi, tetapi juga pencipta inovasi.

Dengan dukungan kebijakan, insentif, dan kolaborasi antara industri, BUMN, perguruan tinggi, dan startup, transformasi ekonomi menuju pertumbuhan 8% dapat terealisasi.

Dany memperkenalkan kerangka DAI: Distinctive mendorong industrialisasi berbasis keunggulan nasional, Adaptive menyesuaikan dengan dinamika global termasuk CBAM dan transisi energi hijau, dan Inclusive membangun ekosistem industri yang melibatkan UMKM, startup, dan BUMN.

Halaman:

Tags

Terkini