Hal ini penting karena interaksi langsung dapat membantu perkembangan emosional dan kognitif anak.
Dengan pendekatan ini, ruang memberikan pesan bahwa waktu berkualitas bersama anak bisa seindah bermain bersama tanpa layar.
Kegiatan seperti ini menjadi inspirasi baru di kota besar yang sibuk seperti Semarang.
Mengurangi ketergantungan pada gawai lewat permainan interaktif
Salah satu tujuan utama Ruang Main Keluarga adalah membantu anak dan orang tua melepaskan ketergantungan terhadap gawai.
Dalam ruang ini, orang tua diajak untuk lebih aktif dalam memainkan permainan yang merangsang kreativitas dan interaksi sosial anak.
Permainan yang dipilih biasanya bersifat tradisional dan edukatif, sehingga memberikan pengalaman belajar dan bermain sekaligus.
Anak-anak dapat bermain sambil belajar berbicara, bekerja sama, serta mengasah motorik halus dan kasar mereka.
Orang tua pun bisa menyaksikan langsung bagaimana perkembangan anaknya tumbuh tanpa perlu memegang ponsel.
Metode seperti ini diharapkan dapat mendorong keluarga untuk membangun hubungan emosional yang lebih kuat.
Ketika aktivitas dilakukan secara bersama, anak merasa diperhatikan dan dihargai, bukan hanya sebagai “penonton” dari layar gawai.
Ruang bermain ini menjadi pengingat bahwa permainan sederhana seringkali memberikan dampak besar bagi tumbuh kembang anak.
Ajang orang tua belajar menjadi teman bermain anak