Epstein sempat ditahan, tetapi persidangan tidak pernah mencapai vonis karena ia ditemukan meninggal dunia di dalam sel penjara.
Kematian tersebut secara resmi dinyatakan sebagai bunuh diri, meski hingga kini masih memicu berbagai spekulasi publik.
Kontroversi terbesar dari kasus ini adalah dugaan keterlibatan banyak tokoh besar dunia dalam jaringan kejahatan seksual yang dikelola Epstein.
Hal itu tercermin dari kemunculan nama-nama terkenal dalam email, foto, dan video yang menjadi bagian dari Epstein Files.
Sejumlah figur publik yang tercantum dalam berkas tersebut antara lain mantan Presiden AS Bill Clinton, Presiden AS Donald Trump, hingga mantan bangsawan Kerajaan Inggris Pangeran Andrew (Andrew Mountbatten-Windsor).
Selain itu, nama-nama pesohor seperti Michael Jackson, Diana Ross, Chris Tucker, dan Mick Jagger juga muncul dalam dokumen yang dirilis.
Akses dan Penyensoran Dokumen
Untuk membuka akses publik, Departemen Kehakiman AS menyediakan laman web khusus bernama “Epstein Library”.
Melalui laman ini, masyarakat dapat menelusuri berbagai berkas penanganan kasus Jeffrey Epstein, termasuk dokumen pengadilan dan materi pendukung lainnya.
Namun, DOJ menegaskan bahwa seluruh berkas telah melalui proses peninjauan dan penyensoran. Sejumlah bagian dalam dokumen PDF, foto, dan video disamarkan guna melindungi identitas para korban.
Meski demikian, langkah ini menuai kritik dari sebagian masyarakat AS, yang menilai penyensoran tersebut berpotensi melindungi pihak-pihak tertentu yang diduga terlibat dalam kasus Epstein.
Cara Mengunduh Jeffrey Epstein Files (PDF, Foto, dan Video)
Bagi publik yang ingin mengakses dan mengunduh Epstein Files, berikut langkah-langkahnya:
- Buka laman www.justice.gov/epstein
- Konfirmasikan bahwa Anda telah berusia dewasa
- Gunakan kolom pencarian untuk memasukkan kata kunci tertentu, seperti nama orang, tempat, atau peristiwa
- Pencarian juga dapat dilakukan melalui kategori:
- Court Record (Catatan Pengadilan)
- DOJ Disclosures (Pengungkapan Departemen Kehakiman)
- Freedom of Information Act (UU Kebebasan Informasi)
- Pilih materi yang tersedia, baik dalam bentuk PDF, foto, maupun video
- Klik tautan berkas yang dipilih, dan dokumen akan terbuka serta siap diunduh
Dengan dibukanya akses ini, publik kini dapat menelusuri secara langsung salah satu kasus kriminal paling kontroversial dalam sejarah modern Amerika Serikat—meski banyak pertanyaan besar tampaknya masih belum sepenuhnya terjawab.