KLIK SAJA - Menjelang datangnya bulan Ramadhan, suasana di sejumlah desa di Purbalingga mulai berubah pelan-pelan.
Tidak ada perayaan besar atau acara seremonial yang mencolok.
Namun aktivitas warga terasa semakin terarah.
Tradisi jelang Ramadhan di Purbalingga hidup melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan bersama.
Baca Juga: Cara Warga Banjarnegara Menyambut Ramadhan dengan Tenang dan Penuh Makna
Dari sinilah kesiapan menyambut bulan puasa dibangun, baik secara sosial maupun spiritual.
Salah satu tradisi yang masih dijaga adalah bersih desa.
Warga bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar, mulai dari jalan kampung hingga area masjid dan mushola.
Kegiatan ini bukan sekadar soal kebersihan fisik.
Bersih desa dimaknai sebagai simbol membersihkan diri sebelum memasuki bulan suci.
Kebersamaan yang terbangun menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan hanya urusan individu, tetapi juga komunitas.
Baca Juga: Kegiatan Warga Klaten Sambut Ramadhan 2026, Tradisi Lokal yang Tetap Terjaga dan Penuh Makna
Selain bersih desa, kenduri kampung masih sering dilakukan menjelang Ramadhan.
Warga berkumpul dengan membawa makanan sederhana dari rumah masing-masing.