nasional

Tradisi Warga Desa di Demak Menyambut Ramadhan 2026 yang Masih Terjaga

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:50 WIB
Tradisi Warga Desa di Demak Menyambut Ramadhan 2026 yang Masih Terjaga (Ilustrasi gambar )

Membersihkan Mushola Kampung Tanpa Komando

Di banyak desa Demak, mushola dibersihkan tanpa perlu pengumuman resmi.

Beberapa warga datang membawa sapu, kain pel, atau ember sendiri.

Ada yang membersihkan karpet, ada pula yang mengecat ulang bagian tembok yang mulai kusam.

Baca Juga: Info Warga Sumbar! Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 68 Periode 21 – 31 Januari 2026 Rute Teluk Bayur – Sikakap – Sioban – Tua Pejat – Siberut

Semua dilakukan pelan-pelan, kadang selesai dalam beberapa hari.

Tidak ada target cepat, yang penting mushola terasa layak dan nyaman saat Ramadhan tiba.

Tradisi ini mencerminkan gotong royong yang tumbuh alami di masyarakat desa.

Mulai Mengurangi Aktivitas Hiburan

Warga Demak dikenal mulai menahan diri jauh sebelum Ramadhan benar-benar masuk.

Acara hiburan seperti hajatan dengan musik keras biasanya dibatasi.

Anak-anak pun mulai diingatkan untuk mengurangi bermain hingga larut malam.

Baca Juga: Jelang Ramadhan 2026 di Magelang, Tradisi Sunyi Warga Kampung yang Penuh Makna

Suasana desa perlahan berubah lebih tenang. Bagi orang tua, ini cara halus menyiapkan mental keluarga menghadapi bulan puasa.

Tanpa larangan tertulis, kesadaran itu tumbuh sendiri.

Halaman:

Tags

Terkini