Kehadirannya memberi alternatif sehat di tengah maraknya praktik pinjaman berbunga tinggi.
Sistem yang dirancang sederhana, mudah diakses, dan berpihak pada kesejahteraan bersama.
Inisiatif ini kemudian diakui sebagai tonggak keuangan mikro pertama di Indonesia.
Dari sinilah cikal bakal Bank Rakyat Indonesia lahir dan berkembang.
Baca Juga: Informasi Kapan Pelaksanaan Operasi Lilin 2025 dan Apa Saja Target Penindakan Pelanggarannya?
Sejarah ini menegaskan bahwa BRI berdiri dari kebutuhan nyata rakyat.
DNA Kerakyatan yang Terus Dijaga hingga Usia 130 Tahun
Memasuki usia ke-130, BRI tak hanya merayakan panjangnya perjalanan, tetapi juga menegaskan jati dirinya.
Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan, “Peringatan 130 tahun BRI bukan hanya merayakan panjangnya perjalanan, tetapi juga menegaskan jati diri kami sebagai bank dengan DNA Kerakyatan.”
Pernyataan ini mencerminkan konsistensi BRI menjaga nilai pendirinya.
Transformasi digital yang dilakukan tidak menghapus akar sejarah tersebut.
Justru, inovasi dijalankan untuk memperluas dampak bagi masyarakat.
Baca Juga: Di Balik Senyum Bocah Pengungsi Aceh, Ada Kehilangan Besar dan Rasa Syukur yang Mengharukan
Nilai keberpihakan pada rakyat tetap menjadi kompas utama. Inilah yang membedakan BRI dari sekadar institusi keuangan biasa.
Transformasi Digital dan Penguatan Ekosistem UMKM