nasional

Sido Muncul Salurkan Bantuan Rp900 Juta dari Sumbar hingga Aceh, Bukti Kepedulian yang Tak Pernah Padam

Rabu, 3 Desember 2025 | 08:46 WIB
Sido Muncul Salurkan Bantuan Rp900 Juta dari Sumbar hingga Aceh, Bukti Kepedulian yang Tak Pernah Padam (Sido Muncul, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Sumatera, Bantuan Momen penyerahan bantuan untuk korban bencana di Sumatera oleh Direktur PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat sebesar Rp 900 Juta. (Dok Sido Muncul))

PMI menerima dukungan terbesar kedua, yakni Rp100 juta dalam bentuk dana dan produk jamu.

Kodam Iskandar Muda, Bukit Barisan, hingga Kodam XX Tuanku Imam Bonjol juga turut mendapatkan bantuan untuk memperkuat upaya evakuasi dan distribusi logistik.

Setiap titik distribusi dipilih berdasarkan kebutuhan lapangan dan tingkat urgensi bencana.

Skema pembagian ini menunjukkan bahwa pemulihan butuh jaringan, bukan kerja sendiri-sendiri.

Baca Juga: Perbandingan Jawa Sumatera Viral, Zulhas Jelaskan Faktor Geografis yang Bikin Bantuan Terkesan Telat

Produk Kesehatan Jadi Dukungan Psikologis dan Fisik

Selain bantuan tunai, Sido Muncul juga menyertakan produk kesehatan yang sudah akrab di lidah masyarakat Indonesia.

Tolak Angin, Susu Jahe, dan Kopi Jahe bukan sekadar produk, tetapi jadi “teman” dalam pemulihan fisik di tengah dinginnya cuaca pascabencana.

Untuk warga terdampak, produk ini membantu meningkatkan imunitas di tengah kondisi rawan penyakit.

Sementara bagi tenaga medis, relawan, dan aparat lapangan, tambahan energi dari kopi jahe atau susu jahe jadi dukungan kecil tapi berarti.

Bantuan ini menunjukkan sisi humanis perusahaan bahwa pemulihan tidak hanya tentang material, tetapi juga tentang kenyamanan dan kekuatan fisik.

Dalam situasi sulit, dukungan sederhana seperti ini bisa menjadi penguat semangat yang besar.

Baca Juga: Perbandingan Jawa Sumatera Viral, Zulhas Jelaskan Faktor Geografis yang Bikin Bantuan Terkesan Telat

Aksi Sido Muncul kali ini bukan yang pertama perusahaan telah lama aktif dalam bantuan kemanusiaan dari berbagai bencana di Indonesia.

Konsistensi ini memperlihatkan bahwa kepedulian tidak boleh datang hanya saat sorotan publik memuncak.

Halaman:

Tags

Terkini