Lewat aksi ini, Sido Muncul menunjukkan bahwa solidaritas masih kuat mengalir di tengah tantangan alam yang tak terduga.
Komitmen ini jadi pengingat bahwa perusahaan bisa punya peran besar dalam proses pemulihan.
Bantuan Menjangkau Tenaga Medis Hingga Relawan Lapangan
Lewat program Corporate Social Responsibility (CSR), bantuan dari Sido Muncul tidak hanya difokuskan pada korban bencana.
Perusahaan juga menyalurkan dukungan untuk relawan, tenaga medis, dan aparat lapangan yang bekerja nonstop.
Produk seperti Tolak Angin, Susu Jahe, dan Kopi Jahe disiapkan agar mereka tetap kuat bekerja di kondisi cuaca berat dan zona rawan.
Ini memperlihatkan bahwa pemulihan bencana bukan hanya soal logistik, tapi juga soal kesehatan para petugas.
Penyaluran melalui lembaga seperti IDI dan PMI membuat distribusi lebih cepat, tepat sasaran, dan terintegrasi.
CSR di sini bukan hanya istilah formal, tetapi jadi motor solidaritas yang bekerja secara nyata.
Di tengah situasi genting, langkah ini memberi ruang napas bagi banyak pihak.
Distribusi Bantuan dari BPOM Hingga Kodam XX
Dari total Rp900 juta, pembagian bantuan dilakukan dengan detail ke berbagai instansi penting.
BPOM mendapatkan dukungan Rp100 juta untuk membantu operasional penanganan bencana.
IDI wilayah Sumatra Barat, Medan, dan Aceh masing-masing memperoleh bantuan Rp50 juta kombinasi dana tunai dan produk kesehatan.