KLIK SAJA - Ketika dinamika ekonomi global makin sulit diprediksi, BRI memilih untuk tidak hanya bertahan melainkan memperluas sayap pertumbuhannya.
Melalui strategi diversifikasi yang dikemas dalam program “BRIVolution Reignite”, bank terbesar di Indonesia ini sedang membangun “mesin pertumbuhan kedua” yang lebih lincah, lebih relevan, dan lebih dekat dengan kebutuhan nasabah masa kini.
Berikut lima langkah kunci yang dilakukan BRI untuk memastikan laju bisnis tetap kencang, stabil, dan berkelanjutan.
1. Transformasi Bisnis
Dalam Paparan Kinerja Keuangan Triwulan III 2025, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa strategi diversifikasi bukan hanya jargon di atas kertas.
Baca Juga: 80 UMKM Kuliner Unjuk Gigi di Medan, BRI Pastikan Jalan Menuju Pasar Nasional Terbuka Lebar
Melalui BRIVolution Reignite, BRI fokus pada dua pilar, transformasi bisnis funding dan penguatan core business yang berkelanjutan.
Gagasannya sederhana namun kuat. Pendapatan harus lebih stabil, lebih sehat, dan tidak bergantung pada satu sumber saja.
Dengan pondasi ini, BRI ingin melewati dinamika ekonomi global dengan kepala tegak dan neraca keuangan yang solid.
2. Segmen Konsumer Diperkuat dari Payroll hingga KPR Tier-1
BRI kini sedang menggenjot segmen konsumer sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru.
Fokusnya ada pada perluasan nasabah payroll, yang selama ini terbukti menjadi basis dana stabil bagi bank.
Pada bisnis KPR, BRI menggandeng lebih banyak pengembang tier-1, sekaligus menjaga ekspansi yang cermat pada portofolio refinancing dan secondary market.