Hery menekankan bahwa pendekatan ini memperkuat keberlanjutan layanan keuangan formal.
Dengan pola kemitraan yang kuat, masyarakat semakin mandiri dalam menjalankan aktivitas finansialnya.
Hal ini membuat inklusi keuangan tidak hanya menjadi slogan, tetapi sebuah kemandirian yang tumbuh dari desa.
Transaksi Ratusan Juta Kali Jadi Bukti Kebutuhan Layanan di Akar Rumput
Baca Juga: BRI Bangun 4.909 Desa BRILiaN, Wujudkan Mimpi Pemerataan Ekonomi dari Akar Rumput
Pada periode sembilan bulan, AgenBRILink telah memfasilitasi 826 juta transaksi keuangan, dengan total volume mencapai Rp1.294 triliun.
Angka ini menunjukkan bahwa kebutuhan layanan perbankan di tingkat komunitas sangat tinggi dan terus berkembang.
Transaksi tersebut mencakup pembayaran tagihan, pembelian pulsa, top-up BRIZZI, hingga setoran pinjaman layanan yang selama ini dibutuhkan masyarakat sehari-hari.
Aktivitas finansial yang besar ini membuktikan bahwa kehadiran agen bukan hanya mempermudah kehidupan, tetapi juga mempercepat perputaran uang di ekonomi lokal.
Setiap transaksi yang terjadi di agen berkontribusi pada penguatan ekonomi komunitas.
Bahkan pada hari libur, agen tetap menjadi andalan masyarakat untuk mengakses layanan mendesak.
Baca Juga: Dana Rp4,4 Triliun Mengalir ke Rakyat, Ini Cara BRI Perkuat Kesejahteraan Indonesia!
Konsistensi ini membuat AgenBRILink semakin dipercaya sebagai solusi keuangan paling dekat dan paling relevan.
Fitur Semakin Lengkap, Jadi Solusi Finansial Multifungsi untuk Warga
AgenBRILink kini menyediakan layanan yang semakin luas, mulai dari pembayaran BPJS, listrik, PDAM, hingga cicilan bulanan.