Bahkan, laporan tersebut juga menyinggung dugaan penggunaan minyak babi atau lard dalam proses pelapisan bahan.
Pada akhirnya, kini dugaan adanya pengedaran nampan palsu MBG di Jakarta Utara, membuat publik menanti hasil penyelidikan kepolisian.
Terlebih, hal tersebut demi memastikan peredaran nampan MBG berlabel SNI palsu benar adanya, atau justru hanya isu berulang yang belum dipastikan kebenarannya.***