Hal ini menandakan ketepatan analisis dari Menteri Purbaya dalam melakukan kebijakan ‘koboy’ yang tepat sasaran, walau sebenarnya cukup riskan.
Namun demikian, keberhasilan program ini akan sangat ditentukan oleh ketepatan sasaran penyaluran.
Harus ada pengawasan ketat agar dana benar-benar mengalir ke sektor produktif dan tidak menumpuk menjadi kredit bermasalah (NPL) yang justru dapat menghambat momentum pemulihan ekonomi.***