Meskipun dengan uang hasil patungan, mereka membuktikan bahwa perjuangan bisa dijalankan secara organik dan mandiri.
Apa yang terjadi di Pati hari ini adalah cermin keresahan wong cilik yang lelah dengan kesewenangan pejabat.
Donasi ratusan juta bukan sekadar angka, melainkan simbol perlawanan rakyat terhadap praktik korupsi yang merugikan mereka.
Jika aksi ini benar-benar terlaksana di Jakarta dengan ribuan massa, maka pesan yang ingin disampaikan jelas: pemimpin yang menyalahgunakan kekuasaan akan selalu berhadapan dengan kekuatan rakyat.
Dan sekali rakyat bergerak, tak ada kekuasaan yang bisa menahannya.***